FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONFORMITAS

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONFORMITAS

Baron, Branscombe, dan Byrne (2008) menjelaskan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi konformitas :

1. Kohesivitas Kelompok Adalah sejauh mana kita tertarik pada kelompok sosial tertentu dan ingin menjadi bagiannya. Semakin menarik suatu kelompok, maka semakin besar kemungkinan orang untuk melakukan konformasi terhadap norma-norma dalam kelompok tersebut.
2. Besar Kelompok Semakin besar ukuran kelompok, berarti semakin banyak orang berperilaku dengan cara tertentu, sehingga semakin banyak yang mau mengikutinya.
3. Tipe dari Norma Sosial Norma yang bersifat injunctive cenderung diabaikan, sementara yang descriptive cenderung diikuti. Misalnya, semua orang tahu bahwa melanggar lampu merah itu tidak boleh, tetapi banyak orang melakukannya. Oleh karena itu, sekarang kita banyak melihat banyak sekali pengendara yang melanggar lampu merah. Orang juga akan lebih patuh apabila suatu norma relevan dan signifikan untuk orang tersebut dan cenderung tidak dilakukan bila sebaliknya.

Sementara itu, menurut Sarwono (2005) faktor-faktor yang mempengarui konformitas adalah :
a. Keterpaduan Kterpaduan atau kohesi adalah perasaan “kekitaan” antara anggota kelompok, semakin kuat rasa keterpaduan atau “kekitaan” tersebut, semakin besar pengaruhnya pada individu.
b. Ukuran Kelompok Berdasarkan percobaandari Milgran, dkk (dalam Sarwono, 2005) dapat disimpulkan bahwa semakin besar kelompok, semakin besar pula pengaruhnya.
c. Suara Bulat Dalam beberapa hal harus dicapai suara bulat, satu orang atau minoritasyang suaranya paling berbeda tidak dapat bertahan lama. Mereka merasa tidak enak dan tertekan sehingga akhirnya mereka menyerah pada pendapat kelompok.
d. Status Semakin tinggi status orang yang menjadi contoh, maka semakin besar pengaruhnya bagi orang lain untuk konform.
e. Tanggapan Umum Perilaku yang terbuka, yang dapat didengar atau dilihat lebih mendorong konformitas dari pada perilaku yang hanya dapat didengar dan diketahui oleh orang tertentu saja (Myers dalam Sarwono, 2005)
f. Orang yang tidak mempunyai komitmen apa-apa kepada masyarakat atau orang yang lebih mudah konform